Senin, 05 Desember 2011

koperasi susu ananda

koperasi susu ananda Mengembangkan tradisi persusuan yang sudah dimulai sejak abad 19, ananda yang secara resmi baru terbentuk pada tahun 2001 sebagai perusahaan gabungan dari koperasi-koperasi susu terbesar di Selandia Baru, kemudian menjadi salah satu perusahaan susu terbesar di dunia yang berbentuk koperasi. Dengan pabrik pengolahan susu sebanyak 60 buah yang tersebar di berbagai negara, sebagian besar di Selandia Baru dan Australia, koperasi yang dimiliki oleh lebih dari 11.000 orang peternak sapi perah Selandia Baru serta mempekerjakan karyawan sebanyak 18.000 orang yang tersebar diberbagai negara itu, mampu menjual produknya senilai AS $ 8.702 juta, yang menempatkan Fonterra pada peringkat ke 26 koperasi global versi ICA Fonterra adalah koperasi susu yang berbasis di Selandia Baru, tetapi kegiatan usahanya merupakan perusahaan multinasional yang produk-produknya dipasarkan di lebih 140 negara. Sebagai perusahaan susu, Fonterra termasuk 10 besar di dunia, yang menguasai sepertiga perdagangan produk susu internasional. Sedangkan sebagai koperasi yang dimiliki oleh lebih dari 11.000 peternak sapi perah di Selandia Baru sebagai anggota, yang memasok susu kepada koperasi untuk diproses, pada gilirannya juga menerima sebagaian dari keuntungan dari koperasi. Dengan pabrik pengolahan susu sebanyak 60 buah, 35 diantaranya terletak di Selandia Baru, dan11 di beberapa negara bagian Australia, Fonterra memproduksi bermacam ragam produk dari susu: mentega, keju, susu bubuk, susu cair, es cream dan sebagainya, selain juga memproduksi bahan/ramuan dari susu (dairy ingredient) untuk membuat bermacam produk makanan dan minuman yang selain untuk konsumsi dalam negeri juga di ekspor kebanyak negara. Banyak diantaranya produk-produk Fonterra secara khusus diproduksi untuk kesehatan tulang, kesehatan ibu-ibu hamil atau kesehatan anak-anak, yang dikemas dalam berbagai bentuk produk: susu bubuk, keju, mentega, atau suplemen kesehatan. Untuk dapat memenuhi tuntutan konsumen yang selalu menginginkan yang serba baru, dan juga dalam rangka persaingan global, Fonterra memiliki 2 fasilitas riset di Selandia Baru dan di Australia, yang memiliki jaringan global sehingga selalu dapat merespon kebutuhan konsumennya yang tersebar di berbagai negara. Dengan karyawan di seluruh dunia yang mencapai 18.000 orang, pada tahun 2005 volume usaha Fonterra mencapai jumlah AS $ 8.702 juta, sedangkan assetnya berjumlah AS $ 8.341 juta, yang menempatkannya pada urutan ke 26 menurut versi Global 300 ICA. Latar belakang Keberadaan koperasi susu Fonterra yang saat ini sudah mendunia, berakar di Selandia Baru, yang sudah memiliki tradisi persusuan sejak awal abad 19. Tepatnya pada 1814 seorang misionaris membawa seekor sapi jantan dan 2 ekor sapi perah betina. Iklim sedang di negara ini memungkinkan peternakan sapi perah dapat berkembang biak dengan pesat. Seiring dengan perkembangan ini, untuk pertama kali para peternak sapi pada 1871 mendirikan koperasi keju, yang kemudian diikuti dengan pembentukan koperasi-koperasi persusuan lain, sehingga pada tahun 1930an, sudah berdiri lebih dari 400 koperasi susu yang berarti mayoritas pabrik susu di Selandia Baru di kuasai oleh koperasi. Dengan jumlah koperasi yang sedemikian banyak tanpa koordinasi, koperas-koperasi ini menghadapi kesulitan saat akan menjual produknya ke luar negeri. Untuk mengatasi kesulitan ini pemerintah pada tahun 1923 mendirikan Badan Pengendali Produksi Susu Ekspor (BPPSE) yang mengawasi semua kegiatan ekspor susu. Dalam kurun waktu 1930–1960an, badan ini telah berhasil memperkuat posisi para petani dalam memasarkan produknya, sehingga dapat memberi keuntungan yang lebih baik dan industri susupun terus berkembang dan kesejahteraan para peternak semakin meningkat. Dengan semakin meningkatnya pemasaran produksi susu ke luar negeri, semakin meningkat pula kebutuhan koperasi-koperasi susu itu untuk menyatukan kekuatan, sehingga pada 1960an dari 400 koperasi susu tinggal menjadi 168 koperasi. Pada saat ini pula ada kebutuhan dari koperasi-koperasi susu untuk mencari pasar alternatif, setelah Inggris sebagai negara importir produk susu Selandia Baru terbesar berniat bergabung dengan Masyarakat Ekonomi Eropa. Pada 1980an BPPSE telah memiliki 19 anak perusahaan (subsidiries) di luar negeri yang pada tahun 1995 menjadi 80 buah, sehingga menjadikan badan ini sebagai jaringan pasar produk susu terbesar di dunia. Agar dapat lebih kuat bersaing di pasar negeri, koperasi susu ini berusaha mengkonsolidasi lagi, sehingga pada tahun 1996 tinggal 12 koperasi. Seiring dengan perluasan pasar di luar negeri produk-produk barupun dikembangkan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar bagi peternak. Selama ini produk mentega dan keju yang menjadi andalan ekspor ke Inggris, kemudian dikembangkan produk baru berupa susu bubuk. Selama tahun 1990-2000 dorongan untuk menyatukan kekuatan diantara koperasi-koperasi susu semakin kuat saat BPPSE menyerahkan assetnya kepada koperasi-koperasi ini. Pada akhir tahun 2000 lebih dari 95% industri susu hanya dikuasai oleh 2 perusahaan besar saja, yaitu Kelompok Persusuan Selandia Baru/KPSB (New Zealand Dairy Group) dan Koperasi Susu Kiwi (2 koperasi kecil menguasai yang 5%). Tekanan deregulasi pada 1990an, telah mendorong perusahaan/koperasi-koperasi susu untuk menyatukan diri. Keinginan ini baru tercapai pada Juli 2001, saat 84% para peternak menyetujui penggabungan (merger), BPPSE, KPSB dan Koperasi Kiwi. Kesepakatan ini, dibulatkan pada Oktober 2001 yang menandai kelahiran perusahaan susu baru: Koperasi Fonterra, yang dimiliki oleh 96% dari peternak sapi perah di Selandia Baru. Koperasi Fonterra saat ini diakui sebagai salah satu koperasi yang berhasil dan menjadi koperasi susu nomor 6 terbesar dari segi volume usahanya. Selain berpangkalan di negeri sendiri, Selandia Baru Fonterra juga banyak melakukan kegiatan usahanya di beberapa negara Asia Pasifik, Amerika Utara dan Selatan, dan terutama di Australia. Di negeri kangguru ini Fonterra memiliki 11 pabrik yang terletak di Victoria, Tasmania, New South Wales dan Western Australia. Di negeri ini pada tahun 2005/2006 Fonterra dapat mengumpulkan dan memproses susu sebanyak 2 milyar liter dan lebih 2000 peternak sapi perah, yang berarti 21% dari seluruh produksi di seluruh Australia. Tanggung jawab sosial Dalam mewujudkan tanggung jawab sosialnya Fonterra banyak terlibat dalam mengatasi dampak lingkungan misalnya dalam kegiatan yang dirumuskan dalam Strategi Industri Susu bagi Manajemen Lingkungan yang berkesinambungan,. Persetujuan Perusahaan Susu tentang Sungai yang Bersih, Konsorsium Riset Gas, Rumah Kaca Pedesaan, dan Standar Industri Sosial mengenai Sistem Manajemen Lingkungan. Dalam kaitan dengan kepedulian pada lingkungan ini, 75% peternak anggota Fonterra telah memindahkan ternaknya dari lingkungan sekitar sungai dan danau. Koperasi ini juga sedang menyelesaikan jalan kereta api untuk pengangkutan susu yang menggantikan sekitar 45.000 truk, yang berarti akan mengurangi sekitar 3000 karbon dioksida pertahunnya. Dalam kebijakan lingkungan secara menyeluruh (2006), Fonterra sangat menaruh perhatian pada pengurangan polusi, pemusnahan limbah dan program pendidikan dan kesadaran para pihak terkait dengan produksi persususan maupun masyarakat mengenai lingkungan. Atas pelaksanaan tanggung jawab sosial tersebut, khususnya kepedulian pada lingkungan, Fonterra telah mendapat beberapa penghargaan, seperti Ecolab Eco-effienciency Award, Commercial/Industrial Environmental Award, Sustainable Bussiness Network Award for Investation.

Minggu, 04 Desember 2011

evaluasi keberhasilan koperasi dilihat dari sisi perusahaan

1. Efisiensi Perusahaan Tidak dapat di pungkiri bahwa koperasi adalah badan usaha yang kelahirannya di landasi oleh fikiran sebagai usaha kumpulan orangorang bukan kumpulan modal. Oleh karena itu koperasi tidak boleh terlepas dari ukuran efisiensi bagi usahanya, meskipun tujuan utamanya melayani anggota. • Ukuran kemanfaatan ekonomis adalah adalah manfaat ekonomi dan pengukurannya di hubungkan dengan teori efisiensi, efektivitas serta waktu terjadinya transaksi atau di perolehnya manfaat ekonomi. • Efesiensi adalah: penghematan input yang di ukur dengan cara membandingkan input anggaran atau seharusnya (Ia) dengan input realisasi atau sesungguhnya (Is), jika Is < Ia di sebut (Efisien). Di hubungkan dengan waktu terjadinya transaksi/di perolehnya manfaat ekonomi oleh anggota dapat di bagi menjadi dua jenis manfaat ekonomi yaitu : (1) Manfaat ekonomi langsung (MEL) (2) Manfaat ekonomi tidak langsung (METL) • MEL adalah manfaat ekonomi yang diterima oleh anggota langsung di peroleh pada saat terjadinya transaksi antara anggota dengan koperasinya. • METL adalah manfaat ekonomi yang diterima oleh anggota bukan pada saat terjadinya transaksi, tetapi di peroleh kemudian setelah berakhirnya suatu periode tertentu atau periode pelaporan keuangan/pertanggungjawaban pengurus & pengawas, yakni penerimaan SHU anggota. • Manfaat ekonomi pelayanan koperasi yang di terima anggota dapat di hitung dengan cara sebagai berikut: TME = MEL + METL MEN = (MEL + METL) – BA • Bagi suatu badan usaha koperasi yang melaksanakan kegiatan serba usaha (multipurpose), maka besarnya manfaat ekonomi langsung dapat di hitung dengan cara sebagai berikut : MEL = EfP + EfPK + Evs + EvP + EvPU METL = SHUa Efisiensi Perusahaan / Badan Usaha Koperasi: 1. Tingkat efisiensi biaya pelayanan BU ke anggota (TEBP) = Realisasi Biaya pelayanan Anggaran biaya pelayanan = Jika TEBP < 1 berarti efisien biaya pelayanan BU ke anggota 2. Tingkat efisiensi biaya usaha ke bukan anggota (TEBU) = Realisasi biaya usaha Anggaran biaya usaha Jika TEBU < 1 berarti efisien biaya usaha 2. Efektivitas Koperasi 1. Organisasi ekonomi yang memiliki keharusan menangani usaha berdasarkan prinsip efisiensi, efektivitas dan produktivitas. 2. Prinsip efisiensi dan efektivitas untuk mewujudkan produktivitas yang tinggi harus dipadukan dengan optimasi pelayanan dan kesejahteraan mengenai bagaimana dan apa ukuran efektivitas yang setepatnya .Oleh sebab itu sampai saat ini mengukur efektivitas organisasi atau badan usaha lain sangat sederhana dibandingkan dengan mengukur efektivitas koperasi. 3. Organisasi koperasi tidak saja semata berkenaan dengan aspek ekonomi melainkan juga akan berkenaan dengan aspek sosialnya. Akan tetapi sebagai konsekuensi logis dari kondisi koperasi yang selalu dalam keadaan bersaing dengan organisasi lain untuk mendapatkan sumberdaya maka merumuskan keberhasilan merupakan hal yang penting. 4. • Efektivitas adalah pencapaian target output yang di ukur dengan cara membandingkan output anggaran atau seharusnya (Oa), dengan output realisasi atau sungguhnya (Os), jika Os > Oa di sebut efektif. • Rumus perhitungan Efektivitas koperasi (EvK) : EvK= Realisasi SHUk + Realisasi MEL Anggaran SHUk + Anggaran MEL = Jika EvK >1, berarti efektif 3. Produktivitas Koperasi 1. Produktivitas adalah pencapaian target output (O) atas input yang digunakan (I), jika (O>1) disebut produktif. Rumus perhitungan produktivitas perusahaan koperasi : PPK = S H U X 100% Modal koperasi = Rp. 102,586,680 X 100% Rp. 118,432,448 = Rp. 86.62 Dari hasil ini dimana PPK > 1 maka koperasi ini adalah produktif. RENTABILITAS KOPERASI Untuk mengukur tingkat rentabilitas koperasi KSU SIDI maka digunakan rumus perhitungan sebagai berukut: Rentabilitas = S H U X 100% AKTIVA USAHA = Rp. 102,586,680 X 100% Rp. 518,428,769 Rp. 19.79 % Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa setiap Rp.100,- aktiva usaha mampu menghasilkan sisa hasil usaha sebesar Rp.19.79,-. Hal ini berarti koperasi KSU SIDI Sanur mampu mengembangkan usahanya dengan baik kea rah yang meningkat. 4. Analisis Laporan Koperasi Laporan keuangan koperasi merupakan bagian dari laporan pertanggungjawaban pengurus tentang tata kehidupan koperasi. Laporan keuangan sekaligus dapat dijadikan sebagai salah satu alat evaluasi kemajuan koperasi. Laporan Keuangan Koperasi berisi (1) Neraca, (2) perhitungan hasil usaha (income statement), (3) Laporan arus kas (cash flow), (4) catatan atas laporan keuangan (5) Laporan perubahan kekayaan bersih sbg laporan keuangan tambahan. a) Perhitungan hasil usaha pada koperasi harus dapat menunjukkan usaha yang berasal dari anggota dan bukan anggota. Alokasi pendapatan dan beban kepada anggota dan bukan anggota pada perhitungan hasil usaha berdasarkan perbandingan manfaat yang di terima oleh anggota dan bukan anggota. b) Laporan koperasi bukan merupakan laporan keuangan konsolidasi dari koperasi-koperasi. Dalam hal terjadi penggabungan dua atau lebih koperasi menjadi satu badan hukum koperasi, maka dalam penggabungan tersebut perlu memperhatikan nilai aktiva bersih yang riil dan bilamana perlu melakukan penilaian kembali. Dalam hal operasi mempunyai perusahaan dan unit-unit usaha yang berada di bawah satu pengelolaan, maka di susun laporan keuangan konsolidasi atau laporan keuangan gabungan. c) Demikian penulisan ini tidak untuk bertujuan komersil tetapi untuk penambahan nilai dalam menunjang mata kuliah adaptif softskill mengenai ekonomi koperasi. Semoga penulisan ini dapat bermanfaat untuk kita semua dalam mengembangkan koperasi dengan mengevaluasi kembali manfaat dari hasil yang diberikan dalam koperasi yang dilihat dari sisi perusahaan

Jumat, 28 Oktober 2011

tugas softskill 1

aditya prasetyo
10210204
2ea15

A.   K ONSEP ALIRAN DAN SEJARAH KOPERASI

Konsep koperasi dibagi menjadi tiga yaitu ada konsep koperasi barat,konsep koperasi sosialis dan konsep koperasi negara berkembang

1. Konsep Koperasi Barat
    Koperasi merupakan organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh   orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi.

Unsur-unsur Positif Konsep Koperasi Barat
• Keinginan individu dapat dipuaskan dengan cara bekerjasama antar sesame
      anggota, dengan saling membantu dan saling menguntungkan
• Setiap individu dengan tujuan yang sama dapat berpartisipasi untuk
      mendapatkan keuntungan dan menanggung risiko bersama
• Hasil berupa surplus/keuntungan didistribusikan kepada anggota sesuai dengan
      metode yang telah disepakati
• Keuntungan yang belum didistribusikan akan dimasukkan sebagai cadangan
      koperasi

2. Konsep Koperasi Sosialis
      Koperasi direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi, untuk menunjang perencanaan nasional.
Menurut konsep ini, koperasi tidak berdiri sendiri tetapi merupakan subsistem dari sistem sosialisme untuk mencapai tujuan-tujuan sistem sosialis-komunis

3. Konsep Koperasi Negara Berkembang
    • Koperasi sudah berkembang dengan ciri tersendiri, yaitu dominasi campur
      tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangannya.
    • Perbedaan dengan Konsep Sosialis, pada konsep Sosialis, tujuan koperasi untuk
      merasionalkan faktor produksi dari kepemilikan probadi ke pemilikan kolektif
      sedangkan konsep koperasi negara berkembang, tujuan koperasi adalah
      meningkatkan kondisi sosial ekonomi anggotanya.





B.    LATAR BELAKANG TIMBULNYA ALIRAN KOPERASI

Aliran Yardstick
  - Dijumpai pada negara-negara yang berideologi kapitalis atau yang menganut
    perekonomian Liberal.
  - Koperasi dapat menjadi kekuatan untuk mengimbangi, menetralisasikan dan
    mengoreksi
  - Pemerintah tidak melakukan campur tangan terhadap jatuh bangunnya koperasi
    di tengah-tengah masyarakat. Maju tidaknya koperasi terletak di tangan anggota
    koperasi sendiri
  - Pengaruh aliran ini sangat kuat, terutama dinegara-negara barat dimana industry
    berkembang dg pesat. Spt di AS, Perancis, Swedia, Denmark, Jerman, Belanda

Aliran Sosialis
  - Koperasi dipandang sebagai alat yang paling efektif untuk mencapai
     kesejahteraan masyarakat, disamping itu menyatukan rakyat lebih mudah
     melalui organisasi koperasi.
  - Pengaruh aliran ini banyak dijumpai di negara-negara Eropa Timur dan Rusia.

     • Aliran Persemakmuran (Commonwealth)
       - Koperasi sebagai alat yang efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas
         ekonomi masyarakat.
       - Koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat berkedudukan strategis dan memegang
         peranan utama dalam struktur perekonomian masyarakat
       - Hubungan Pemerintah dengan gerakan koperasi bersifat “Kemitraan
         (partnership)”, dimana pemerintah bertanggung jawab dan berupaya agar iklim
         pertumbuhan koperasi tercipta dengan baik.

     “KEMAKMURAN MASYARAKAT BERDASARKAN KOPERASI” KARANGAN E.D.DAMANIK
      Membagi koperasi menjadi 4 aliran atau schools of cooperatives berdasarkan
      peranan dan fungsinya dalam konstelasi perekonomian negara, yakni :

      a. Cooperative Commonwealth School
         - Aliran ini merupakan cerminan sikap yang menginginkan dan memperjuangkan
           agar prinsip- prinsip koperasi diberlakukan pada bagian luas kegiatan manusia
           dan lembaga, sehingga koperasi memberi pengaruh dan kekuatan yang
           dominan di tengah masyarakat.
 
      b. School of Modified Capitalism
          Suatu paham yang menganggap koperasi sebagai suatu bentuk kapitalisme,
          namun memiliki suatu perangkat peraturan yang menuju pada pengurangan
          dampak negatif dari kapitalis.

c. The Socialist School
    Suatu paham yang menganggap koperasi sebagai bagian dari sistem sosialis.

d. Cooperative Sector School
    Paham yang menganggap filsafat koperasi sebagai sesuatu yang berbeda dari
    kapitalisme maupun sosialisme, dan karenanya berada di antara kapitalis dan
    sosialis.




C.   SEJARAH PERKEMBANGAN KOPERASI
1.    Sejarah Lahirnya Koperasi
· 1844 di Rochdale Inggris, lahirnya koperasi modern yang berkembang dewasa
   ini.
· 1862 dibentuklah pusat koperasi pembelian “The Cooperative Whole Sale
   (CWS) “
· 1818 – 1888 Koperasi berkembang di Jerman di pelopori oleh Ferdinand
   Lasalle, Fredrich W.Raiffesen.
· 1808 – 1883 koperasi berkembang di Denmark dipelopori oleh Herman Schulze
· 1896 di London Terbentuklah ICA (Internasional Cooperative Alliance) maka
   koperasi telah menjadi suatu gerakan internasional.
2.    Sejarah Perkembangan Koperasi di Indonesia
1895 di Leuwiliang didirikan pertamakali koperasi di Indonesia ( Sukoco,” Seratus Tahun Koperasi di Indonesia” 1920 diadakan Cooperative Commissie yang diketahui oleh Dr.JH. Boeke sebagai Adviseur Voor Volks-Credietwezen.
12 Juli 1947, diselenggarakan kongres gerakan koperasi se Jawa yang pertama di Tasikmalaya. 1960 Pemerintah mengeluarkan peraturan pemerintah No.140 tentang penyaluran bahan pokok dan menugaskan koperasi sebagai pelaksaannya. 1961 diselenggarakan Musyawarah Nasional Koperasi I (Munaskop I ) di Surabaya untuk melaksanakan perinsip Demokrasi Terpimpin dan Ekonomi Terpimpin. 1965 Pemerintah mengeluarkan Undang-Undang No.14 th 1965, dimana perinsip NASAKOM ( Nasionalis, Sosialis, dan Komunis ) diterapkan di koperasi. Tahun ini juga 1967 Pemerintah mengeluarkan UU No.12 tahun1967 tentang pokok-pokok perkoperasian disempurnakan dan diganti dengan UU No.25 tahun 1992 tentang perkoperasian. Peraturan Pemerintah No.9 tahun 1995 tentang kegiatan Usaha Simpan Pinjam dan Koperasi.

tugas softskill 2

adityaprasetyo
10210204
2ea15

1.   Tujuan dan Fungsi koperasi

pa.   Pengertian Badan Usaha
-      Koperasi adalah badan usaha atau perusahaan yang tetap tunduk pada kaidah & aturan prinsip
ekonomi yang berlaku (UU No. 25, 1992)
-      Mampu untuk menghasilkan keuntungan danmengembangkan organisasi & usahanya
-      Ciri utama koperasi adalah pada sifatkeanggotaan; sebagai pemilik sekaligus pengguna jasa
-      Pengelolaan koperasi sebagai badan usaha danunit ekonomi rakyat memerlukan sistem manajemen usaha (keuangan, tehnik, organisasi & informasi) dan sistem keanggotaan
(membership system)

b.  Koperasi Sebagai Badan Usaha
-      Koperasi adalah badan usaha atau perusahaan yang tetap tunduk pada kaidah & aturan prinsip ekonomi yang berlaku (UU No. 25, 1992)
-       Mampu untuk menghasilkan keuntungan dan mengembangkan organisasi & usahanya
-      Ciri utama koperasi adalah pada sifat keanggotaan; sebagai pemilik sekaligus pengguna jasa
-      Pengelolaan koperasi sebagai badan usaha dan unit ekonomi rakyat memerlukan sistem manajemen usaha (keuangan, tehnik, organisasi & informasi) dan sistem keanggotaan (membership system)
c.    Tujuan dan Nilai Koperasi
Prof William F. Glueck (1984), pakar manajemen terkemuka dari Universitas Gerogia dalam bukunya strategy Manajemne And Busssines Policy, 2nd ed, mendefinisikan tujuan perusahaan sebagai hasil terakhir yang dicari organisasi melalui eksistensi dan operasinya.
Selanjutnya, Glueck menjelaskan 4 alasan mengapa perusahaan harus mempunyai tujuan.
  • Tujuan membantu mendefinisikan organisasi dalam lingkungannya
  • Tujuan membantu mengkoordinasi keputusan dan pengambilan keputusan
  • Tujuan menyediakan norma untuk menilai pelaksanaa prestasi organisasi
  • Tujuan merupakan sasaran yang lebih nyata daripada pernyataan misi.
Dalam merumuskan tujuan perusahaan, perlu diperhatikan keseimbangan kepentingan dari berbagai pihak yang terlibat dalam perusahaan, tujuan perusahaan tidak terbatas pada pemenuhan kepentingan manajemne seperti memaksimumkan keuntungan taupun efisiensi, tetapi juga harus mempertimbangkan kepentingan pemilik, modal, pekerja, konsumen, pemasok (suppliers), lingkungan, masyarakat , dan pemerintah.
Dalam banyak kasus perusahaan bisnis, tujua umumnya didapat dikelompokkan menjadi 3 yaitu :
·         Memaksimumkan keuntugan (Maximize profit)
·         Memaksimumkan nilai perusahaan (Maximize the value of the firm)
·         Memaksimumkan biaya (minimize profit)

2.   Organisasi dan Manajemen

a.   Bentuk Organisasi
Menurut pola hubungan kerja, lalu lintas wewenang dan tanggung jawab, maka bentuk organisasi dapat dibedakan sebagai berikut:
·         Bentuk Organisasi Garis
Bentuk ini merupakan nbentuk organisasi paling tua dan paling sederhana. Bentuk organisasi diciptakan oleh Henry Fayol. Biasa juga disebut dengan organisasi militer dimana cirinya adalah struktur organisasi ini relatif kecil, jumlah karyawan yang relatif sedikit, saling kenal, dan spesialisai kerja yang belum begitu rumit dan tinggi.
Kebaikannya;
1.    Kesatuan komado terjamin baik karena pimpinan berada pada satu tangan.
2.    Proses pengambilan keputusan berjalan dengan cepat karena jumlah orang yang diajak berkonsultasi masih sedikit.
3.    Rasa solidaritas dianatara karyawan umumnya tinggi karena saling mengenal.
Keburukannya;
1.    Seluruh organisasi tergantung pada satu pimpinan (satu orang) dimana bila pimpinan tersebut berhalangan maka organisasi tersebut akan mandek atau hancur.
2.    Ada kecenderungan pimpinan bertindak secara otokratis.
3.    Kesempatan karyawan untuk berkembang terbatas.
·         Bentuk Organisasi Fungsional
Bentuk ini merupakan bentuk dimana sebagian atau segelintir pimpinan tidak mempunyai bawahan yang jelas karena setiap pimpinan berwenang memberikan komando pada bawahannya. Bentuk ini dikembangkan oleh FW Taylor.
Kebaikannya;
1.    Pembidangan tugas-tugas jelas.
2.    Spesialisasi karyawan dapat dikembangkan dan digunakan semaksimal mungkin.
3.    Digunakannya tenga-tenaga ahli dalam berbagai bidang sesuai dengan fungsinya.
Keburukannya;
1.    Karena adanya spesialisasi kerja maka akan sulit untuk mengadakan tour of duty.
2.    Karyawan lebih mementingkan bidangnya sehingga sukar untuk melaksanakan koordinasi.
·         Bentuk Organisasi Garis dan Staff
Bentuk ini umumnya dianut oleh organisasi besar, daerah kerja yang luas, mempunyai bidang tugas yang beraneka dan rumit serta jumlah karyawan yang banyak. Bentuk ini diciptakan oleh Harrington Emerson.
Kebaikannya;
1.    Dapat digunakan pada setiap organisasi yang besar, apapun tujuannya, luas organisasinya,dan kompleksitas susunan organisasinya.
2.    Pengambilan keputusan lebih mudah karena adanya dukungan dari staf ahli.
3.    Perwujudan “the right man in the right place”lebih mudah terlaksana.
Keburukannya;
1.    Sesama karyawan dapat terjadi tidak saling mengenal, solidaritas sulit terbangun
2.    Karena susunan organisasinya yang koompleksitas, maka kesulitannya adalah dalam bidang koordinasi antar divisi atau departemen.
·         Bentuk Organisasi Fungsional dan Staff
Bentuk ini merupakan kombinasi dari bentuk organisasi fungsional dan bentuk organisasi garis dan staff. Adapun kebaikan dan keburukan dari bentuk organisasi ini adalah juga merupakan kombinasi dari bentuk diatas.
b.   Hierarki tanggung jawab
• Pengurus koperasi adalah suatu perangkat organisasi koperasi yang merupakan suatu lembaga/badan struktural organisasi koperasi.kedudukan pengurus sebagai pemegang kuasa rapat anggota memiliki tugas dan wewenang yang ditetapkan oleh undang-undang nomor 25 tahun 1992 tentang perkoperasian,anggaran dasar dan anggaran rumah tangga serta peraturan lainnya yang berlaku dan diputuskan oleh rapat anggota.dalam pasal 29 ayat 2 undang-undang nomor 25 tahun 1992 tentang perkoperasian disebutkan bahwa pengurus merupakan pemegang kuasa rapat anggota,sedang dalam pasal 30 di antaranya juga disebutkan bahwa 1) pengurus bertugas mengelola koperasi dan usahanya;2) pengurus berwenang mewakili koperasi di dalam dan di luar pengadilan.
• Pengelola koperasi bertugas melakukan pengelolaan usaha sesuai dengan kuasa dan wewenang yang diberikan oleh pengurus.
• Pengawas koperasi pengawas pada organisasi koperasi adalah salah satu perangkat organisasi koperasi,dan karenanya merupakan suatu lembaga/badan struktural organisasi koperasi. Pengawas mengembangkan amanat untuk melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijaksanaan dan pengelolaan koperasi, sebagaimana telah diterapkan dalam anggaran dasar/anggaran rumah tangga koperasi, kepuutusan pengurus dan peraturan lainnya yang diterapkan dan berlaku dalam koperasi.
Fungsi utama pengawas adalah mengamankan keputusan rapat anggota, ketentuan anggaran dasar/anggaran rumah tangga koperasi, keputusan pengurus rapat anggota, ketentuan anggaran dasar/anggaran rumah tangga koperasi, keputusan pengurus dan peraturan lainnya yang berlaku dalam koperasi yang bersangkutan. Di samping itu, juga melindungi kepentingan anggota dan koperasi dari kesewenangan dan penyimpangan yang dilakukan oleh pengurus dan atau pengelola.
Kedudukan pengawas sebagai lembaga kontrol dengan tugas, wewenang dan tanggung jawab khusus menunjukkan identitas identitas tersendiri karena itu, istilah dan pengertian pengawas dalam organisasi koperasi adalah baku dan normatif, yang dapat disejajarkan dengan dewan komisaris pada perseroan terbatas. Disamping itu mempunyai tugas, wewenang dan tanggung jawab, pengawas juga mempunyai kewajiban hukum dan karenanya dapat terkena sanksi hukum sebagaimana dapt diatur dalam peraturan perundang – undangan.

Jumat, 15 April 2011

TUGAS BAHASA INGGRIS 2.

TUGAS BAHASA INGGRIS 2.

CONVERSATION..

Duloh : how are you? long time no see.
Miun :fine, so you study at gunadarma university too?
Duloh :yes, i study economics manajemen majors. what majors you take here?
Miun :i get economics too but i took accounting majors.
Duloh :hmm.. i see.. how about your parents?
Miun : they're fine. my mom ask if i meet you, i should ask you to come to my house. can you?
Duloh :ok.. tomorrow I'll come to your house after college, i promise.
Miun :ok. I'll be waiting you. just keep our promise.
Duloh :ok. i need to go to my class right now. i have an schedule, see you.
Miun :ok bye
Duloh :bye..


NAMA KELOMPOK :
1. ADITYA PRASETYO - 10210204
2. FILEMOND WISNUGROHO - 12210782
3. GITO ROLIES SIAGIAN - 19210807
4.MUHAMMAD HARTANTO KURNIAWAN - 19210298
5.RANGGI ALAN PUTRA - 19210674
6.YOHANES ANDIKA -


Where Is The Love
by Black Eyed Peas

What's wrong with the world, mama
People livin' like they ain't got no mamas
I think the whole world addicted to the drama
Only attracted to things that'll bring you trauma
Overseas, yeah, we try to stop terrorism
But we still got terrorists here livin'
In the USA, the big CIA
The Bloods and The Crips and the KKK
But if you only have love for your own race
Then you only leave space to discriminate
And to discriminate only generates hate
And when you hate then you're bound to get irate, yeah
Badness is what you demonstrate
And that's exactly how anger works and operates
Now, you gotta have love just to set it straight
Take control of your mind and meditate
Let your soul gravitate to the love, y'all, y'all

People killin', people dyin'
Children hurt can you hear them cryin'?
Can you practice what you preach?
And would you turn the other cheek?

Father, Father, Father help us
Send us some guidance from above
'Cause people got me, got me questionin'
Where is the love? (Love)

Where is the love? (The love)
Where is the love? (The love)
Where is the love?
The love, the love

It just ain't the same, always unchanged
New days are strange, is the world insane?
If love and peace is so strong
Why are there pieces of love that don't belong
Nations droppin' bombs
Chemical gasses fillin' lungs of little ones
With the ongoin' sufferin' as the youth die young
So ask yourself is the lovin' really gone
So I can ask myself really what is goin' wrong
In this world that we livin' in people keep on givin'
in
Makin' wrong decisions, only visions of them dividends
Not respectin' each other, deny thy brother
A war is goin' on but the reason's undercover
The truth is kept secret, it's swept under the rug
If you never know truth then you never know love
Where's the love, y'all, come on (I don't know)
Where's the truth, y'all, come on (I don't know)
Where's the love, y'all( come on yeah)

People killin', people dyin'
Children hurt and you hear them cryin'
Can you practice what you preach
And would you turn the other cheek

Father, Father, Father help us
Send us some guidance from above
'Cause people got me, got me questionin'
Where is the love (Love)

Where is the love (The love)
Where is the love (The love)
Where is the love
The love, the love

I feel the weight of the world on my shoulder
As I'm gettin' older, y'all, people gets colder
Most of us only care about money makin'
Selfishness got us followin' the wrong direction
Wrong information always shown by the media
Negative images, it's the main criteria
Infecting the young minds faster than bacteria
Kids want to act like what they see in the cinema
Yo', whatever happened to the values of humanity
Whatever happened to the fairness in equality
Instead in spreading love we're spreading animosity
Lack of understanding, leading lives away from unity
That's the reason why sometimes I'm feelin' under
That's the reason why sometimes I'm feelin' down
There's no wonder why sometimes I'm feelin' under (so ask yourself)
Gotta keep my faith alive till love is found

People killin', people dyin'
Children hurt and you hear them cryin'
Can you practice what you preach
And would you turn the other cheek

Father, Father, Father help us
Send us some guidance from above
'Cause people got me, got me questionin'
Where is the love (Love)

Where is the love (The love)
Where is the love (The love)
Where is the love (The love)

Where is the love (The love)
Where is the love (The love)
Where is the love (The love)


NAMA KELOMPOK :
1. ADITYA PRASETYO - 10210204
2. FILEMOND WISNUGROHO - 12210782
3. GITO ROLIES SIAGIAN - 19210807
4.MUHAMMAD HARTANTO KURNIAWAN - 19210298
5.RANGGI ALAN PUTRA - 19210674
6.YOHANES ANDIKA -

Kamis, 10 Maret 2011

jika aku punya usaha

jika aku punya usaha BIMBINGAN BELAJAR....


                                                                        visi
membentuk mausia yang terpuji , berprestasi, berteknologi , dan siap uji .


misi
1.     meningkatkan keimanan dan ketaqwaan anggota bimbel kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2.     Membbimbing anggota bimbel dalam pembelajaran secara efektif .
3.     Menumbuhkan rasa semangat belajar anggota bimbel dalam pengembangan teknologi
4.     Mengajak berkopetisi sesuai minat dan bakat
5.     Menciptakan lingkungan  bimbel yang indah dan damai
6.     Mencapai tujuan agar anggota lulus .

Sabtu, 19 Februari 2011

TUGAS MANAJEMEN


Lestaurant siap saji kfc
Kfc adalah salah satu lestaurant capat saji yang ada di Indonesia, lestuaran cepat saji ini membuka banyak canbang di Indonesia dan biasanya kita dapar menemukan lestaurant siap saji ini dai barbagai mall di Indonesia, menu menu yang ditawarkan pun sangat menarik seperti kentucy, burger, kentang ggoreng,ice cream,dan berbagai soft drink.harganya pun relative murah sesuai di semuah kantong berbagai lapisan masyarakat.

Kekuatan:
Lestaurant siap saji ini memiliki menu menu makanan yang sangat murah dan di jamin tidak dapat menguras kantong anda salain itu makanan dan minumannya pun enak untuk di santap. Teerdapat banyak cabang di berbagai tempat di Indonesia jadi mamudahkan pelanggan untuk berkunjung ke lestaurant ini, terdapat  arena bermain anak di lestauran tersebut sehingga bisaanya kaluarga betah berlama lama besama anaknya di lestaurant ini,ada jaringgan wifi di lestauran ini senhingga kita dapat berinternetan sepuasnya melalui laptop atau handphone yang kita bawa.nama baik pun adalah salah satu yang menjadi kekuatan lestausan ini.

Kelemahan:
Di hari hari tertentu seperti sabtu dan minggu kapasitas tempat yang disediakan kurang untuk para pelanggan yang membludak sehinnga pelanggan pun harus menunggu pelanggan lain yang telah selesai makan,selain tempat yang kurang memadai , lestauran ini pun di cap lestaurant yang memiliki makanan yang kurang sehat bagi tubuh karena bias berdampak pada kesehatan kolestrol bagi para pelenggannya sehingga pelanggan pun sekarang menggurangi mengkonsomsi masakan tersebut.

Kesempatan:
Kesempatan yang didapatkan oleh lesraurant tersebur adalah mendapat banyak pelanggan yang ingin makan setelah berlama lama berbelanja di dalam mall dan bagi keluaraga yang tidak ingin masak dirumah pun dapat memesan memu menu dari lestaurant ini secara atau via telfon . dan juga lestaurant ini biasanya buka 24 jam jadi bagi anda yang lapar dimalam hari bias langsung dating atau memesannya via telfon.

Ancaman:
Ancaman yang dapat timbul adalah banyaknya lestaurant siap saji yang sama menyiap kan menu makanan yang serupa. Seperti mc’d  , aw , wendys ,cfc,texas dan lai lain .dan juga produsen sekarang ini telah menggetahui dampak yang dapat ditimbulkan dari makan makanan yang kurang sehat ini(berkolesrtol tersebut).